Lagi, BNNP Jatim Musnahkan 3,39 Kg Shabu Kualitas Super



Senin (6/11), BNNP Jawa Timur kembali memusnahkan barang sitaan terkait kasus pengungkapan 2 jaringan Narkotika. Barang sitaan Narkotika yang dimusnahkan berupa, 4 bungkus shabu seberat masing-masing 250 gram milik tersangka IR dan AM, beserta DBS (Alm) yang berasal dari kasus penyelundupan shabu dalam sepatu dan 2 kg lebih Narkotika jenis shabu milik tersangka FRH, CHF dan RN (Alm) yang merupakan pasangan suami istri bandar Narkotika .


Total Shabu yang di musnahkan sebesar 3.398.75 gram. Narkotika jenis shabu tersebut dimusnahkan pada pukul 9 pagi tadi di halaman kantor BNNP Jawa Timur. Selain empat tersangka yang dihadirkan, Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur dan perwakilan beberapa OPD di Jatim seperti perwakilan Penasehat Hukum, perwakilan Pengadilan Tinggi Jawa Timur, perwakilan Kasgartap III/Surabaya, perwakilan Kanwil DJBC Jawa Timur, perwakilan Dinas Kesehatan Jawa Timur, perwakilan BPOM Jawa Timur, perwakilan Labfor Mabes Polri Cabang Surabaya, perwakilan Direktur Reserse Narkoba Polda Jawa Timur, perwakilan Polisi Resor Kota Besar Surabaya, perwakilan Kasdam V/Brawijaya, perwakilan Danpomdam V/Brawijaya, perwakilan KPPBC Tipe Madya Pabean Juanda dan perwakilan MUI Jawa Timur juga menyaksikan langsung proses pemusnahan barang bukti.

Dalam acara pemusnahan barang bukti dilaksanakan proses pemeriksaan secara langsung oleh laboratorium forensik. “Barang bukti yang dimusnahkan ini, benar merupakan jenis Shabu, jadi asli ya tidak ditukar. Jenis Shabunya juga jenis Shabu yang berkualitas paling baik, karena waktu di tes warna yang muncul amat terang,” ujar Ketua Tim Uji Coba Laboratorium Forensik (Ir/Ve/ Ara). 




2,5 KILO SHABU DI AMANKAN 4 TERCIDUK 1 TEWAS

KONFERENSI PERS UNGKAP KASUS TINDAK PIDANA NARKOTIKA BNNP JATIM

Rabu (4/10), BNNP Jawa Timur kembali melaksanakan siaran pers ungkap kasus jaringan Narkotika di Lingkungan Provinsi Jawa Timur. Dalam acara tersebut, dibeberkan kronologi kejadian dan barang bukti yang berhasil di amankan.

Kronologinya, dua orang tersangka berinisial LT (31) dan RN (34) diciduk dikediamannya Jl. Simo Jawar VII No. 29 Surabaya karena kedapatan memiliki, menguasai, menyimpan, mengedarkan dan menjadi perantara jual beli Narkotika jenis shabu.
Selain 2 orang tersangka tersebut, BNNP Jawa Timur juga mengamankan 3 orang tersangka lain yang diduga bagian dari salah satu jaringan pengedar Narkotika di Kota Surabaya. Tiga tersangka berinisial MP (54), MT (32) dan CP (25) juga turut terjaring dalam penangkapan pukul 21.00 WIB Senin kemarin. Sayangnya petugas terpaksa menembak mati tersangka RN yang berusaha melarikan diri dan melawan saat diminta menunjukkan gudang sumber Narkotika yang mereka edarkan.

Setelah dilakukan penggeledahan, petugas menemukan total barang bukti sebesar 2.523,75 gram Narkotika jenis shabu yang disimpan di dalam jok sepeda motor milik tersangka. Terdapat 5 bungkus plastik seberat 504,75 gram shabu tersimpan di jok sepeda motor Yamaha Aerox kuning dan 20 bungkus plastik lainnya seberat 2.019 gram shabu di jok sepeda motor Honda Vario putih.
Hingga saat ini barang bukti berupa 2.523,75 gram Narkotika jenis shabu, 3 buah handphone, 2 buah timbangan elektrik, 2 unit sepeda motor dan 1 buah buku transaksi Narkotika telah diamankan oleh BNNP Jawa Timur. Berdasarkan barang bukti tersebut, tersangka dapat dikenai Pasal 114 ayat (2) Subs Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

“Kasus ini merupakan satu dari 75 jaringan pengedar Narkotika di Kota Surabaya yang masih belum diungkap oleh BNNP Jawa Timur. Dengan adanya tersangka yang tewas tertembak kali ini kami harap para gembong Narkoba untuk segera sadar dan menghentikan peredarannya.” ujar Kepala BNNP Jawa Timur Drs. Fatkhur Rahman, S.H, M.M. (ver/ara)