Rapat Kerja Menyusun Perda P4GN “ Fasilitasi Pencegahan dan Penanggulangan Penyalahgunaan Narkoba ”

Foto Rapat Kerja Menyusun Perda P4GN “ Fasilitasi Pencegahan dan  
Penanggulangan Penyalahgunaan Narkoba

          Penyusunan Peraturan Daerah Provinsi Jawa Timur P4GN tahun 2016 tentang “ Fasilitasi Pencegahan dan Penanggulangan Penyalahgunaan Narkoba ”, dilaksanakan di gedung DPRD Provinsi Jawa Timur (31/10/2016).


Ruang Lingkup Peraturan Daerah ini meliputi : 
a.     antisipasi dini; 
b.     pencegahan; 
c.     penanggulangan; 
d.     pendanaan; 
e.     partisipasi masyarakat; dan 
f.      pelaporan.

FotoTIM Penyusun Raperda P4GN tahun 2016

Talk Show P4GN di Car Free Day “Semangat Aksi Sehat” Senam Pagi bersama BNNP Jatim

Foto Kepala BNNP Jatim bersama SBO TV

            Talk Show P4GN di Car Free Day “Semangat Aksi Sehat” Senam Pagi bersama BNNP Jatim dilaksanakan di Depan Hotel Mercure Surabaya Jl. Raya Diponegoro (30/10/2016), di meriahkan warga Kota Surabaya dan sekitarnya, di sela-sela senam pagi berlangsung Kepala BNNP Jatim diwawancarai SBO TV, dengan terselenggaranya kegiatan senam pagi diharapkan warga Kota Surabaya terbebas dari pengaruh Narkoba.

 Foto Komunitas "ASRI"

 Foto Senam Sehat "Anti Narkoba"

Foto Senam Sehat "Anti Narkoba"

“ Ngopi Bareng ” Kepala BNN RI Bersama Pimpinan Redaksi Media

Foto Kepala BNN RI sebelum acara dimulai 

         Pada Rabu malam di Hotel Singgasana Surabaya (26/10/2016), telah dilaksanakan kegiatan “ Ngopi BarengKepala BNN RI Bersama PIMRED Media (Cetak, Elektronik dan Online) Se-Surabaya dan Sekitar, dihadiri Tamu undangan Forpimda Jatim diantaranya Kapolda Jatim, Pangarmatim, Kagartap III Surabaya, Kodam V Brawijaya Surabaya. Ungkap Kepala BNN Komjen Pol Budi Waseso menyatakan, pengguna dan pengedar narkoba di Indonesia sampai akhir 2015 mencapai 5,9 juta orang. pangsa pasar terbesar narkoba. dan Aliran rekening hasil analisa Tindak Pidana Pecucian Uang hasilnya lari ke luar negeri, para Bandar sudah melancarkan regenerasi pasar. Bukan hanya orang tua dan pemuda, peredaran narkoba juga sudah menyasar anak didik TK. Untuk itu, BNN berencana menjalin kerja sama dengan berbagai pihak. Dalam hal pemberantasan narkoba akan melibatkan berbagai pihak. Termasuk Media.


Foto Tanya Jawab oleh Pimpinan Redaksi

          Media berperan mengampanyekan perang terhadap narkoba sampai keakar-akarnya. Hal itu dilakukan karena upaya untuk memasukkan ke dalam kurikulum sekolah sampai sekarang masih belum berjalan merata di wilayah Jawa Timur. Ungkap Kepala BNN RI meminta peran serta Media untuk ikut mensosialisasikan P4GN dengan memasang pesan-pesan singkat di setiap media yang dikelolah oleh pimpinan Redaksi.

 
Foto Tanya Jawab oleh Pimpinan Redaksi 

Foto Kiri Moderator acara dari Penyiar Suara Surabaya 

Foto  Wakil Gubernur Jatim menanggapi kesiapan Pemerintahan Prov. Jatim dalam Upaya P4GN

Foto  Kepala BNNP Jatim disaat Pembukaan Acara

Foto Bersama usai Ngopi Bareng

Foto Kepala BNN RI bersama Pers Media

Foto Registrasi Pimpinan Redaksi " Ngopi Bareng "

Merumuskan Raperda Jatim tentang P4GN tahun 2016


Foto Kanan Ketua Komisi A saat Pembukaan Rapat Kerja  

       Rapat Kerja Komisi A (Pemerintahan) DPRD Provinsi Jawa Timur, dilaksanakan di Gedung DPRD Provinsi Jawa Timur. Jl. Indrapura No. 1 Surabaya (Ruang Rapat Komisi A), 20/10/2016.  Merumuskan Peraturan Daerah Provinsi Jawa Timur Tahun 2016 tentang Fasilitasi Pencegahan dan Penanggulangan Penyalahgunaan Narkoba.

       
Foto Kiri Kepala BNNP Jatim Bersama Tim Perumus Raperda Jatim tentang P4GN tahun 2016   

 
Foto Tim Perumus Raperda Jatim tentang P4GN tahun 2016 

       Dalam forum ini mengupas satu persatu Tata Naskah Peraturan Daerah Provinsi Jawa Timur Tahun 2016 tentang Fasilitasi Pencegahan dan Penanggulangan Penyalahgunaan Narkoba. Dimana Tim yang hadir /diwakili antara lain : (Pimpinan dan Anggota Komisi A (Pemerintahan) DPRD Provinsi Jawa Timur, Perwakilan Kanwil Kementerian Hukum dan HAM Provinsi Jawa Timur, Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi Jawa Timur beserta Staff, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur, Kepala Bakesbangpol Provinsi Jawa Timur, Kepala Biro Hukum Setda Provinsi Jawa Timur, Perwakilan Universitas Negeri Jember, Perwakilan Universitas Trunojoyo.

 
Foto Tim Perumus Raperda Jatim tentang P4GN tahun 2016 

Foto Tim Perumus Raperda Jatim tentang P4GN tahun 2016 



Modus Operandi Penyelundupan Narkotika jenis Shabu seberat 67 Kilo Gram dimasukkan dalam Filter Air, Hari ini dirilis BNN RI


Warung Pakdhe bersama Brigjen Pol Drs. Amrin Remico MM, Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Timur di FM 100

07.25: Kawan, saat ini sedang berlangsung program Warung Pakdhe bersama Brigjen Pol Drs. Amrin Remico MM, Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Timur di FM 100 atau streaming diwww.suarasurabaya.net/radio (odp-is)

Peningkatan Kemampuan dalam bidang Konseling bagi Petugas Rehabilitasi Instansi Pemerintah

Foto Menyanyikan lagu Indonesia Raya




Permasalahan penyalahgunaan narkoba merupakan permasalahan serius yang sudah menjadi permasalahan mendunia bukan hanya sekedar menjadi masalah nasional dan beberapa negara saja. Di indonesia, jumlah penyalahgunaan narkotika berdasarkan hasil Penelitian BNN bekerjasama dengan Puslitkes Universitas Indonesia tahun 2014 tentang Survey Nasional perkembangan penyalahgunaan narkoba di indonesia, diketahui bahwa angka prevalensi penyalahguna narkoba di Indonesia telah mencapai 2,18 % atau sekitar 3,8 juta sampai 4,1 juta orang yang pernah pakai narkoba dalam setahun terakhir (Current Users)  pada kelompok usia 10 – 59 tahun (Jurnal Data P4GN tahun 2014 edisi tahun 2015). Jawa timur sendiri berdasarkan penelitian Puslitkes UI dengan BNN pada tahun 2015 berada pada peringkat ke-10 dari segi prevalensi penyalahguna narkoba  yakni sebesar 2.02%.

Tingginya angka/ jumlah penyalah guna harus ditangani secara serius dengan pendekatan yang komprehensif, sehingga penurunan angka penyalahguna dapat terjadi secara signifikan. Untuk mewujudkan hal tersebut tentunya memerlukan kerja sama berbagai pihak, baik pemerintah, masyarakat, dan swasta.

Foto Pembukaan Kegiatan acara oleh Kepala BNNP Jatim


Selain itu pandangan masyarakat bahwa perilaku ketergantungan narkoba sebagai permasalahan moral masih merupakan paradigma umum. Pemenjaraan terhadap pengguna Narkotika merupakan hal yang wajar, dan stigma diskriminasi pecandu perlu “dihindari” dan “disingkirkan” semakin kuat. Kondisi ini sudah tentu menghambat penyalah guna narkoba untuk mencari pengobatan, bahkan kelompok ini cenderung menutup diri dan bersembunyi.


Situasi paradigma yang kurang tepat tersebut tentunya berimbas pada Implementasi Undang-Undang no.35 tahun 2009 pasal 54 bahwa pecandu dan atau korban penyalah guna Narkotika wajib direhabilitasi baik Rehabilitasi Medis maupun Sosial. Keterbatasan jumlah SDM yang berkompeten dalam memberikan layanan konseling adiksi narkotika menyebabkan kebutuhan masyarakat untuk memperoleh terapi rehabilitasi narkotika yang sesuai dengan kebutuhan mereka kurang dapat terpenuhi. Keterbatasan SDM tersebut tentunya menjadi faktor krusial yang menghambat pelaksanaan rehabilitasi di seluruh daerah.

Menjawab hal tersebut BNN Provinsi Jawa Timur bekerja sama dengan Deputi Bidang Rehabilitasi bnn mengadakan kegiatan peningkatan kemampuan dalam bidang konseling Adiksi Kurikulum 1 dan 2 bagi petugas rehabilitasi instansi pemerintah sebagai upaya penguatan lembaga rehabilitasi dari segi peningkatan kemampuan sdm. Pada kegiatan ini peserta akan memperoleh pengetahuan mengenai fisiologi dan farmakologi adiksi dan terapi gangguan penggunaan zat – perawatan berkelanjutan untuk para profesional bidang adiksi.

Kegiatan ini dilaksanakan di Hotel Santika Surabaya, 17-21 Oktober 2016. Selanjutnya diharapkan kegiatan ini akan memberikan manfaat meningkatkan kemampuan konselor adiksi dalam memberikan konseling kepada penyalahguna narkotika sebagai upaya penanggulangan masalah narkotika dan meningkatkan efektifitas upaya pemulihan pecandu di masyarakat.


 
Foto Peserta Peningkatan Kemampuan dalam bidang Konseling bagi Petugas Rehabilitasi 
Instansi Pemerintah, yang dihadiri 38 peserta


 Foto Bersama Peserta Peningkatan Kemampuan dalam bidang Konseling 
bagi Petugas Rehabilitasi Instansi Pemerintah

Pagelaran Seni Budaya & Pembukaan Pekan Seni Pelajar Anti Narkotika Tahun 2016

 Foto Sambutan Kepala BNN Provinsi Jawa Timur

        Kepala BNN Provinsi Jawa Timur Menghadiri kegiatan Pagelaran Seni Budaya sekaligus Pembukaan Pekan Seni Pelajar Tahun 2016. (18/10/2016) di Kota Malang Kegiatan ini dalam rangka memperingati Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) Tahun 2016 dan hari sumpah pemuda.

       Di dalam negeri kita, jumlah pengguna narkoba terus meningkat. Tahun 2015 diperkirakan angka prevalensi pengguna narkoba mencapai 5,1 juta orang dan angka kematian akibat penyalahgunaan narkoba, setiap hari 49-50 generasi muda kita mati karena narkoba. Kerugian material diperkirakan kurang lebih Rp 63 triliun yang mencakup kerugian akibat belanja narkoba, kerugian akibat biaya pengobatan, kerugian akibat barang-barang yang dicuri, dan kerugian akibat biaya rehabilitasi dan biaya-biaya yang lainnya. Dan lebih mengkhawatirkan lagi, kejahatan luar biasa ini sudah merengkuh berbagai lapisan masyarakat.

Foto : Walikota Malang beserta seluruh jajaran, Ketua DPRD Kota Malang, 
para jajaran Forpimda Kota Malang, para penggiat Anti Narkoba.

       Kegiatan hari ini mengusung tema “Dengan Semangat Sumpah Pemuda membentuk generasi anti narkoba yang berkarakter melalui pentas seni pelajar. Tema ini mengandung makna bahwa generasi muda merupakan generasi penerus bangsa, yang diharapkan menjadi generasi yang sehat, kreatif dan menjunjung tinggi gerakan anti narkoba.

       Saya menyambut baik kegiatan yang diadakan oleh BNN kota Malang bekerjasama dengan dinas pendidikan ini, karena dengan adanya kegiatan ini diharapkan akan memberikan wadah bagi generasi muda dalam menyalurkan minat dan bakatnya sehingga menjauhkan diri dari penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkoba. Saya juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Walikota Malang dan jajarannya dalam mendukung upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkoba di Kota Malang.

       Ungkap Drs. Amrin Remico, MM berharapkan dengan adanya acara ini, selain mampu memberikan inspirasi untuk yang lainnya, juga dapat dijadikan sebagai tempat untuk menunjukkan bahwa disekitar kita ternyata masih banyak generasi muda yang berbakat dan berkarakter dalam membangun generasi anti narkoba.

Foto : Wawancara wartawan Kota Malang Drs. Amrin Remico
didampingi Walikota Malang, Ketua DPRD Kota Malang, 
Para SKPD Kota Malang, dan Tamu Undangan Artis Anjasmara