Rabu, 18 Januari 2017

HUT ke-60 LVRI yang digelar di Islamic Centre Surabaya, LVRI Rencanakan Bangunan Veteran Park

    Legian Veteran Republik Indonesia (LVRI) berencana membangun Surabaya Veterans Memorial Park di sekitar kawasan Jalan Ahmad Yani, Kota Surabaya. "Kami sudah membuat maketnya.  Namanya adalah Surabaya Veteran Memorial Park atau monument veteran. Kami tawaran ke Pemkot Surabaya  untuk membangunnya," kata Ketua LVRI Surabaya Hartoyik usai  acara HUT ke-60 LVRI yang digelar di Islamic Centre Surabaya, (18/01/2017).

     


    Menurut dia, ide pembangunan monumen itu sebagai pengingat pada masyarakat tentang veteran. Sebab, jika veteran sudah wafat, maka masyarakat bisa mengenang perjuangan veteran di Surabaya Veteran Memorial Park. "Kalau kami  sudah tidak ada, anak cucu kita bisa mengenang perjuangan para pejuang," katanya.
      
    Untuk merealisasikan rencana tersebut, lanjut dia, diakui dibutuhkan lahan sekitar 2 hektare. Di dalam monumen nanti  akan dilengkapi dengan gedung, ruko,  tempat wisata, olah raga, museum serta berbagai senjata yang dipakai veteran. Bahkan tak ketinggalan senjata berat seperti tank hingga pesawat tempur.

Ketua DPD LVRI Jatim Warsito (kiri) dan 
Ketua DPC LVRI Surabaya Hartoyik melihat maket 
bangunan Surabaya Veterans Memorial Park 
di acara HUT ke 60 LVRI yang digelar di Islamic Center Surabaya


Konsep bangunan Surabaya Veterans Memorial Park

      
    Hartoyik menyatakan maket itu akan ditunjukan  ke Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini dalam  waktu dekat ini.  Harapannya Pemkot Surabaya yang nanti membangun. Namun pihaknya tidak menampik jika Pemkot Surabaya menggandeng pihak swasta untuk merealisasikan proyek yang diperkirakan menghabiskan anggaran Rp 60.000.000.000,-
      
    Soal siapa pengelolanya nanti, menurut Hartoyik  bisa siapa saja. "Bisa Pemkot Surabaya, atau lembaga lainnya, termasuk veteran. Kepala DPD LVRI Jatim Warsito mendukung rencana tersebut. Baginya pembangunan monument veteran itu sangat penting untuk menambah  monumen  di Surabaya yang selama ini dikenal sebagai kota Pahlawan. "Kami sangat mendukung rencana tersebut. Paling tidak keberadaan monumen ini bisa mengingatkan masyarakat akan perjuangan para veteran ketika mempertahankan  kemerdekaan Indonesia,"







Kabid Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat BNNP Jawa Timur
Mewakili Undangan Kepala Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia
dalam rangka HUT ke-60 LVRI yang digelar di Islamic Centre Surabaya 



Melukis wajah kurang dari 2 menit 
mendatangkan seorang Pelukis terkenal dari Jawa Barat



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar