BNNP Jatim Memberdayakan Pemuda Gandeng Pemerintah Desa Sosialisasikan P4GN

         Badan Narkotika Nasional Provinsi Jawa Timur melakukan kegiatan preventif dalam pencegahan penyalahgunaan narkotika. Caranya mengajak para pemuda se-Jawa Timur untuk mengikuti kegiatan pencegahan kerawanan sosial bagi pemuda melalui sosialisasi bahaya Penyalahgunaan Narkotika dan obat terlarang.



Dalam kegiatan ini pihak BNNP Jatim menggandeng Dinas Pemuda dan Olahraga Jatim. Kegiatan dipusatkan di Hotel Yusro, Kabupaten Jombang, Minggu (26/11).


         Acara ini diikuti sekitar seratus orang pemuda. Saat itu pihak BNNP Jatim menyampaikan P4GN (pencegahan, pemberantasan, penggunaan, dan peredaran gelap narkoba) dengan diwakili oleh Kabid Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M) Ria Damayanti.


Saat itu Kabid P2M mengajak para pemuda untuk aktif dalam kegiatan P4GN. Sebab, pemuda sering menjadi sasaran para bandar untuk menjadi pengonsumsi narkoba aktif. "Harus saling melindungi dan mengingatkan," ujarnya.


Dia menjelaskan pemuda merupakan aset berharga bangsa karena merupakan generasi penerus. "Pemuda harus berperan aktif secara update  dengan memanfaatkan komunitas sekitarnya," kata dia.


Selain itu, karang taruna maupun remaja masjid bisa mengajak pemerintah desa untuk juga melaksanakan program P4GN. "Desa kan sekarang dapat dana. Itu bisa digunakan untuk P4GN," bebernya.


         Menurut Kabid P2M, P4GN itu bisa dilakukan di sela-sela sebuah kegiatan. Misalnya bersih desa atau kegiatan olahraga bersama. "Jadi, generasi muda harus berperan aktif dan terus berinovasi dalam melakukan giat P4GN. Bisa gandeng kepala desa yang ada di lingkungan setempat untuk melakukan giat P4GN dengan melibatkan BNN Provinsi Jatim maupun BNN kabupaten atau kota setempat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar