Cari

Senin, 01 Januari 2018

BNNP Jatim Amankan 15 Orang Positif Narkotika, Hasil Razia Tempat Hiburan Malam di Mojokerto.



     Tim Badan Narkotika Nasional Provinsi Jawa Timur, bersama petugas gabungan Bidang Provost, Ditnarkoba, Satbrimob Polda Jawa Timur, serta Denpom Kodam V Brawijaya, hingga Pomal Lantamal V, menggelar razia di tempat rawan penyalahgunaan narkotika, di Tempat Hiburan Malam di Kota Mojokerto Jawa Timur,  Sabtu, (30/12/2017) sekitar pukul 20:45 WIB.
       Saat petugas tiba di Tempat Hiburan Malam langsung menyisir sejumlah ruangan karaoke. Mengetahui petugas gabungan dari BNNP Jatim, para pengunjung dan pekerja pemandu lagu terkejut. Kemudian petugas langsung meminta menghentikan aktivitas dugem agar berkumpul ke lantai bawah untuk melakukan pemeriksaan/ tes urine.
Dari hasil razia tes urine yang dilakukan petugas BNN Provinsi Jawa Timur tersebut, ada sebanyak 15 orang yang terdiri dari seorang laki-laki dan perempuan diamankan karena, terindikasikan kuat menggunakan narkoba.
       Kepala Bidang Pemberantasan BNNP Jatim, AKBP Wisnu Chandra, SH., MH membenarkan, anggota dan petugas gabungan menggelar razia, serta mendapati 15 orang yang sesuai menjalani test urine, terbukti positif mengkonsumsi narkoba.
Mereka diantaranya, dari hasil test urine yang positif mengandung Methamphetamine, Amphetamine, Benzoat dan THC. “Bahkan diantaranya mereka yang positif narkoba tidak hanya pengunjung tetapi juga para pekerja pemandu lagu di Tempat Hiburan Malam, selain mengamankan 15 orang yang terbukti positif narkotika, petugas melakukan pemeriksaan test urine terhadap pekerja karyawan di Tempat Hiburan Malam yang menjadi sasaran kegiatan tersebut.
       Teknis yang dilakukan saat razia adalah, secara random, yang artinya, seluruh pengunjung tempat hiburan dilakukan deteksi oleh Tim Dokter BNNP Jatim, yang dinyatakan terindikasi akan dilakukan tes urine dengan 6 parameter. “Mereka yang positif terindikasi narkoba dibawa ke Kantor BNN Kota Mojokerto untuk tindakan lebih lanjuti lebih dalam sesuai perundang undangan yg berlaku".