Selasa, 13 Februari 2018

Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gedung BNNP Jatim serta Pemberian Piagam Penghargaan kepada Gubernur Jatim & Ka Kanwil DJKN Prov. Jatim

         Narkotika maupun narkoba adalah musuh negara yang dapat membuat generasi muda penerus bangsa menjadi rusak. Oleh karena itu,  perlu diperangi secara serius. Untuk itu, dibutuhkan komitmen sungguh sungguh guna memperkuat mental dan spiritual seluruh masyarakat Jawa Timur khususnya. Hal tersebut disampaikan Gubernur Jawa Timur Dr. H. Soekarwo saat menghadiri peletakan batu pertama pembangunan gedung kantor BNN Provinsi Jawa Timur di Jl. Suko Manunggal 55-56 Surabaya, Sabtu (10/02/2018).

         Gubernur Jawa Timur mengatakan, tidak akan ada gunanya dilakukan pembangunan fisik di seluruh penjuru negeri, jika pembangunan mental atau spiritual manusia maupun masyarakatnya hancur akibat terkena kejahatan narkoba. Pembangunan mental masyarakat yang dimaksudnya adalah terciptanya kesadaran agar para generasi bangsa tidak terkena dampak langsung dari bahaya narkoba. “Saya setuju upaya BNN mengambil sikap dengan menembak langsung bandar narkoba pada saat melaksanakan tugas dilapangan, apalagi jika  melawan saat terbukti membawa narkoba,” ungkapnya. Alasannya, sehebat apapun pertahanan negara, bisa jebol jika masyarakatnya sudah terkena bahaya narkoba.


         Pakde Karwo menyatakan, dibutuhkan komitmen luar biasa dalam mengurus kejahatan bangsa seperti narkoba ini. Salah satu upaya sangst penting yakni mendeteksi dini dan mencegah narkoba dari elemen pemerintah desa mulai dari Babinsa, Babinkamtibmas dan Kepala Desa atau yang disebut dengan tiga pilar pembangunan. Alasannya, perangkat daerah tersebut yang langsung berinteraksi maupun bertemu dengan masyarakat dari bermacam macam tingkatan atau profesi. Sedangkan penyelesaian masalah pada tingkat kecamatan, tidak perlu sampai dengan kabupaten/ kota atau polres. “Ini adalah proxy war dan menjadi ancaman negara yang serius. Maka RT/ RW, Kecamatan hingga kelurahan harus menjadi mata dan telinga dari pemerintah.
  
         Pembangunan Kantor BNNP Jatim Monumental Kepala BNN RI Komjen Pol Drs. Budi Waseso mengapresiai pembentukan kantor BNNP Jatim. Menurutnya, pembangunan kantor ini sangat monumental, mengingat BNN Pusat sendiri belum memiliki gedung perkantoran sendiri. Kepala BNN menjelaskan, kejahatan narkoba harus diperangi. Narkoba adalah permasalahan serius dari bangsa ini, yang bisa menghancurkan generasi bangsa. Jumlah narkoba dari tahun ke tahun jenis obat dan yang mengkonsmusi terus meningkat. Bahkan, nilai transaksinya bisa mencapai trilliunan rupiah. 

         Bahkan, Presiden mengungkapkan Indonesia darurat narkoba sehingga masyarakat bersama aparat yang ada harus perang melawan narkoba. Untuk itu, Buwas minta agar seluruh jajarannya senantiasa tegas dalam memberantas setiap penyalagunaan maupun peredaran narkoba di Indonesia. “Jika perlu bandar narkoba ditembak ditempat jika kedapatan membawa narkoba. Saya siap bertanggung jawab dunia maupun akherat karena jelas membahayakan negara dan generasi kita,” tegasnya.   

         Dihadapan Pakde Karwo, Buwas yang merupakan Jendral Polisi Bintang Tiga tersebut sependapat pentingnya menggerakkan unsur terbawah dari pemerintah daerah. “Terkadang, membuat kebijakan jika dilakukan dari atas kebawah terlalu lama, tapi jika kebijakan itu dilakukan dari bawah dengan melibatkan semua sektor hasilnya akan luar biasa,” ungkapnya. Kantor Baru Dukung Produktivitas Kinerja BNNP Jatim

         Kepala BNNP Jatim Brigjen Pol Drs. Bambang Budi Santoso mengatakan, kantor baru ini akan mendukung produktivitas kinerja dari BNNP Jatim. Gedung ini diharapkan menjadi prototipe gedung BNN di seluruh Indonesia, dengan tetap mempertahankan kearifan lokal masing masing wilayah. Ia mengatakan, pelaksanaannya pembangunan gedung dilaksanakan diatas tanah seluas 3.000 m2. Tanah merupakan hibah dari Kementrian Keuangan Republik Indonesia, dan dana pembangunan gedung senilai Rp. 25 milyar dari Pemerintahan Provinsi Jawa Timur. Direncanakan, pembangunan tersebut akan selesai pada akhir tahun 2018.

         Dihadapan Gubernur Soekarwo, Bambang menyampaikan rasa terima kasihnya atas peran Gubernur  Jatim yang telah menghibahkan dana senilai Rp. 25 Milliar untuk pembangunan kantor BNNP Jatim yang baru ini. Kantor tersebut, nantinya akan difungsikan untuk melayani masyarakat jawa Timur dalam upaya P4GN.

         Dalam kesempatan tersebut Pakde Karwo menerima piagam penghargaan dan cinderamata berupa replika narkotika sintetis dari Kepala BNN oleh Komjen Pol Drs. Budi Waseso. Piagam penghargaan dari BNN diberikan kepada Pakde Karwo atas Partisipasinya dalam mendukung Pembangunan Gedung BNN Provinsi Jawa Timur.


Foto Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gedung BNNP Jatim serta 
Pemberian Piagam Penghargaan kepada Gubernur Jatim & Ka Kanwil DJKN Prov. Jatim